Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia ( LENGKAP )

Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia - pada kali ini saya akan membahas sebuah artikel yang berjudul Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia



Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (disingkat TNKB) atau sering disebut plat nomor atau nomor polisi (disingkat nopol) adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat. berbicara mengenai artikel yang berjudul Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia. tak lengkap rasanya apabila anda tak mengetahui asal - usulnya.

Sejarah  :

Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan. 
Spesifikasi teknis :
Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris.
Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf)
Baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku
Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm. Ukuran TNKB untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250x105 mm, sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah 395x135 mm. Terdapat cetakan garis lurus pembatas lebar 5 mm diantara ruang nomor polisi dengan ruang angka masa berlaku.
Pada sudut kanan atas dan sudut kiri bawah terdapat tanda khusus (security mark) cetakanlambang Polisi Lalu Lintas; sedangkan pada sisi sebelah kanan dan sisi sebelah kiri ada tanda khusus cetakan "DITLANTAS POLRI" yang merupakan hak paten pembuatan TNKB oleh Polri.

Warna

Warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ditetapkan sebagai berikut:
Kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih
Kendaraan bermotor umum: Warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam
Kendaraan bermotor milik Pemerintah: Warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih
Kendaraan bermotor Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna hitam. (wikipedia.org)
nah begitulah sejarah dan segala yang brkaitan dengan plat nomor kendaraan, mari kita langsung simak Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia :

Pulau Sumatera

BL = Aceh: Kota Banda Aceh (BL - A*/J*), 
Kabupaten Aceh Besar (BL - B*/L*),
 Kabupaten Aceh Barat Daya (BL - C*),
 Kabupaten Aceh Timur (BL - D*), 
Kabupaten Aceh Barat (BL - E*), 
Kota Langsa (BL - F*), 
Kabupaten Aceh Tengah (BL - G*),
 Kabupaten Gayo Lues (BL - H*),
 Kota Subulussalam (BL - I*),
 Kabupaten Aceh Utara (BL - K*/Q*),
 Kota Sabang (BL - M*), 
Kota Lhokseumawe (BL - N*), 
Kabupaten Pidie Jaya (BL - O*), 
Kabupaten Pidie (BL - P*), 
Kabupaten Aceh Singkil (BL - R*), 
Kabupaten Simeulue (BL - S*), 
Kabupaten Aceh Selatan (BL - T*),
 Kabupaten Aceh Tamiang (BL - U*), 
Kabupaten Nagan Raya (BL - V*),
 Kabupaten Aceh Jaya (BL - W*),
 Kabupaten Aceh Tenggara (BL - X*), 
Kabupaten Bener Meriah (BL - Y*), 
Kabupaten Bireuen (BL - Z*)

BB = Sumatera Utara bagian Barat (pesisir Barat)
BK = Sumatera Utara bagian Timur (pesisir Timur): Kota Medan (BK - A**)
BA = Sumatera Barat: Kota Padang (BA - A*/B*/R*),
 Kabupaten Lima Puluh Kota (BA - C*/X*), 
Kabupaten Pasaman (BA - D*), 
Kabupaten Tanah Datar (BA - E*),
 Kota Pariaman (BA - F*), 
Kabupaten Pesisir Selatan (BA - G*),
 Kabupaten Solok (BA - H*), 
Kota Sawahlunto (BA - J*),
 Kabupaten Sijunjung (BA - K*), 
Kota Bukittinggi (BA - L*),
 Kota Payakumbuh (BA - M*), 
Kota Padang Panjang (BA - N*),
 Kota Solok (BA - P*), 
Kabupaten Dharmasraya (BA - V*), 
Kabupaten Solok Selatan (BA - Y*)
BM = Riau: Kota Pekanbaru (BM - A*/J*/N*/T*/Q*), 
Kabupaten Indragiri Hulu (BM - B*/V*), 
Kabupaten Pelalawan (BM - C*/I*), 
Kabupaten Bengkalis (BM - D*/E*), 
Kabupaten Kampar (BM - F*/O*/Z), 
Kabupaten Indragiri Hilir (BM - G*), 
Kota Dumai (BM - H*/R*), 
Kabupaten Kuantan Singingi (BM - K*), 
Kabupaten Rokan Hulu (BM - M*/U*),
 Kabupaten Rokan Hilir (BM - P*/W*), 
Kabupaten Siak (BM - S*/Y*)
BP = Kepulauan Riau: Kabupaten Bintan (BP - B*), 
Kota Batam (BP - C*),
 Kabupaten Karimun (BP - K*), 
Kabupaten Lingga (BP - L*),
Kabupaten Natuna (BP - N*), 
Kabupaten Kepulauan Anambas (BP - S*), 
Kota Tanjungpinang (BP - T*)
BG = Sumatera Selatan: Kota Palembang (BG - A**), 
Kabupaten Muara Enim (BG - D**),
 Kabupaten Lahat (BG - E**), 
Kota Pagaralam (BG - W**), 
Kabupaten Ogan Komering Ulu (BG - F**), 
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (BG - Y**),
 Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (BG - V**)
BN = Kepulauan Bangka Belitung: Kota Pangkal Pinang (BN - A*), 
Kabupaten Bangka (BN - B*), Kabupaten Bangka Tengah (BN - C*),
 Kabupaten Bangka Barat (BN - D*), 
Kabupaten Bangka Selatan (BN - E*), 
Kabupaten Belitung (BN - F*), Kabupaten Belitung Timur (BN - G*)
BE = Lampung: Kota Bandar Lampung (BE - A*/B*/C*/Y*), 
Kabupaten Lampung Selatan (BE - D*/E*), 
Kota Metro (BE - F*), 
Kabupaten Lampung Tengah (BE - G*/H*),
 Kabupaten Lampung Utara (BE - J*), 
Kabupaten Mesuji (BE - L*), 
Kabupaten Lampung Barat (BE - M*), 
Kabupaten Lampung Timur (BE - N*/P*), 
Kabupaten Tulang Bawang Barat (BE - Q*),
 Kabupaten Pesawaran (BE - R*), 
Kabupaten Tulang Bawang (BE - S*/T*),
 Kabupaten Pringsewu (BE - U*), 
Kabupaten Tanggamus (BE - V*),
 Kabupaten Way Kanan (BE - W*)
BD = Bengkulu: Kota Bengkulu (BD - A*/C*/E*/R*), 
Kabupaten Bengkulu Selatan (BD - B*/M*), 
Kabupaten Bengkulu Utara (BD - D*/S*), 
Kabupaten Kepahiang (BD - G*), 
Kabupaten Lebong (BD - H*), 
Kabupaten Rejang Lebong (BD - K*), 
Kabupaten Muko Muko (BD - N*), 
Kabupaten Seluma (BD - P*), 
Kabupaten Kaur (BD - W*), 
Kabupaten Bengkulu Tengah (BD - Y*)
BH = Jambi: Kota Jambi (BH - A*), 
Kabupaten Batanghari (BH - B*), 
Kabupaten Kerinci (BH - D*), 
Kabupaten Tanjung Jabung Barat (BH - E*), 
Kabupaten Merangin (BH - F*), 
Kabupaten Muaro Jambi (BH - G*), 
Kabupaten Bungo (BH - K*),
 Kota Sungai Penuh (BH - R*), 
Kabupaten Sarolangun (BH - S*), 
Kabupaten Tanjung Jabung Timur (BH - T*), 
Kabupaten Tebo (BH - W*)

Catatan:

Untuk plat nomor Lampung, penggunaan angka 1-2999 digunakan untuk mobil penumpang.
Untuk plat nomor Bengkulu, kendaraan dinas menggunakan tanda *Y dan sebagian lainnya *Z dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
Untuk plat nomor Jambi, mobil dinas menggunakan tanda *Z dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.

Pulau Jawa

A = Banten:

Kabupaten/Kota Serang (A - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*), 
Kabupaten Pandeglang (A - K*/L*/M*/N*/O*), 
Kabupaten Lebak (A - P*/Q*/R*/S*/T*), 
Kota Cilegon (A - U*/V*/W*/X*/Y*/Z*), 

B = Jadetabek: 

Kabupaten Tangerang (B - A**/G**/N**), 
Kota Administrasi Jakarta Barat (B - B**), 
Kota Tangerang (B - C**/V**), 
Kota Depok (B - E**/Z**), 
Kabupaten Bekasi (B - F**/Q**/Y**), 
Kota Bekasi (B - K**/Y**), 

C = Jakarta

Kota Administrasi Jakarta Pusat (B - P**), 
Kota Administrasi Jakarta Selatan (B - S**),
Kota Administrasi Jakarta Timur (B - T**), 
Kota Administrasi Jakarta Utara (B - U**), 
Kota Tangerang Selatan (B - W**)

D = eks Karesidenan Parahyangan barat: 

Kabupaten Bandung (D - V**/Y**/Z**)/
Kota Bandung (D - A**/B**/C**/D**/E**/F**/G**/H**/I**/J**/K**/L**/M**/N**/O**/P**/R**), 
Kota Cimahi (D - S**/T**), 
Kabupaten Bandung Barat (D - U**/W**/X**)

E = eks Karesidenan Cirebon: 

Kota Cirebon (E - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*), 
Kabupaten Cirebon (E - H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*), 
Kabupaten Indramayu (E - P*/Q*/R*/S*/T*), 
Kabupaten Majalengka (E - U*/V*/W*/X*), 
Kabupaten Kuningan (E - Y*/Z*)

F = eks Karesidenan Bogor: 

Kabupaten Bogor (F - F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/R*), 
Kota Bogor (F - A*/B*/C*/D*/E*), 
Kabupaten Sukabumi (F - Q*/U*/V*), 
Kota Sukabumi (F - S*/T*), 
Kabupaten Cianjur (F - W*/X*/Y*/Z*)

T = eks Karesidenan Karawang: 

Kabupaten Purwakarta (T - A*/B*/C*), 
Kabupaten Karawang (T - D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*), 
Kabupaten Subang (T - T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)

Z = eks Karesidenan Parahyangan timur: 

Kabupaten Garut (Z - D*/E*/F*/G*), 
Kabupaten/Kota Tasikmalaya (Z - H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*), 
Kabupaten Sumedang (Z - A*/B*/C*), 
Kabupaten Ciamis (Z - T*/U*/V*/W*), 
Kota Banjar (Z - X*/Y*/Z*)[5]

Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

G = eks Karesidenan Pekalongan: 

Kota Pekalongan (G - *A/*H/*S), 
Kabupaten Pekalongan (G - *B/*K/*O/*T), 
Kabupaten Batang (G - *C/*L/*V/*X), 
Kabupaten Pemalang (G - *D/*M/*W/*I), 
Kota Tegal (G - *E/*N/*Y), 
Kabupaten (G - *F/*P/*Q/*Z), 
Kabupaten Brebes (G - *G/*J/*R/*U)

H = eks Karesidenan Semarang: 

Kota Semarang (H - **A/**F/**G/**H/**I/**P/**R/**S/**W/**X/**Y/**Z), 
Kota Salatiga (H - **B/**K/**O/**T), 
Kabupaten Semarang (H - **C/**L/**Q/**V), 
Kabupaten Kendal (H - **D/**M/**U),
Kabupaten Demak (H - **E/**J/**N)

K = eks Karesidenan Pati: 

Kabupaten Pati (K - *A/*G/*H/*S/*U), 
Kabupaten Kudus (K - *B/*K/*O/*R/*T), 
Kabupaten Jepara (K - *C/*L/*Q/*V), 
Kabupaten Rembang (K - *D/*M/*W/*I), 
Kabupaten Blora (K - *E/*X)Kecamatan Cepu (K - *N/*Y), 
Kabupaten Grobogan (K - *F/*J/*P/*Z),

R = eks Karesidenan Banyumas: 

Kabupaten Banyumas (R - *A/*E/*G/*H/*J/*S/*X), 
Kabupaten Cilacap (R - *B/*F/*K/*N/*P/*R/*T), 
Kabupaten Purbalingga (R - *C/*L/*V/*Q/*U/*Z), 
Kabupaten Banjarnegara (R - *D/*M/*W/*I/*O/*Y)

AA = eks Karesidenan Kedu : 

Kota Magelang (AA - *A/*H/*S/*U), 
Kabupaten Magelang (AA - *B/*K/*O/*T/*G),
 Kabupaten Purworejo (AA - *C/*L/*Q/*V), 
Kabupaten Kebumen (AA - *D/*M/*W), 
Kabupaten Temanggung (AA - *E/*N/*Y), 
Kabupaten Wonosobo (AA - *F/*P/*Z)

AB = DI Yogyakarta: 

Kota Yogyakarta (AB - *A/*F/*H/*I/*S), 
Kabupaten Bantul (AB - *B/*G/*J/*K/*T), 
Kabupaten Gunung Kidul (AB - *D/*M/*W), 
Kabupaten Sleman (AB - *E/*N/*Q/*U/*Y/*Z), 
Kabupaten Kulon Progo (AB - *C/*L/*P/*V)

AD = eks Karesidenan Surakarta: 

Kota Surakarta (AD - **A/**H/**S/**U), 
Kabupaten Sukoharjo (AD - **B/**K/**O/**T), 
Kabupaten Klaten (AD - **C/**L/**J/**Q/**V), 
Kabupaten Boyolali (AD - **D/**M/**W), 
Kabupaten Sragen (AD - **E/**N/**Y), 
Kabupaten Karanganyar (AD - **F/**P/**Z), 
Kabupaten Wonogiri (AD - **G/**R/**I)

Keterangan :

Untuk plat nomor Jateng, penggunaan angka 1000-1999 selalu digunakan untuk truk dan bus. Untuk mobil penumpang selalu menggunakan angka 1-999 dan 7000-9999.
Huruf paling belakang pada plat-plat nomor Jateng dan DIY merupakan kode registrasi.
Yang menjadi unik dari AB adalah penggunaan angka 2000-2999 untuk sepeda motor dan bus, 7000-7999 untuk bus dan mobil, 8000-8999 untuk truk, pickup, dan mobil.
Contoh:
AB 1234 JN adalah plat nomor asal Kabupaten Sleman.
H 8961 MU adalah plat nomor asal Kabupaten Kendal.
AD 9123 KT adalah plat nomor asal Kabupaten Sukoharjo.
AA 8544 PZ adalah plat nomor asal Kabupaten Wonosobo
K 7835 NY adalah plat nomor asal Kabupaten Blora
G 3089 MW adalah plat nomor asal Kabupaten Pemalang
R 4059 LV adalah plat nomor asal Kabupaten Purbalingga

Jawa Timur

L = Kota Surabaya 

M = eks Karesidenan Madura: 

Kabupaten Pamekasan (M - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*), 
Kabupaten Bangkalan (M - H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*), 
Kabupaten Sampang (M - O*/P*/Q*/R*/S*/T*), 
Kabupaten Sumenep (M - U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)

N = eks Karesidenan Malang: 

Kota Malang(N - A**/B**/C**/E**), 
Kabupaten Malang (N - D**/F**/G**/H**/I**/J**), 
Kota Batu (N - K**/L**), 
Kabupate Probolinggo (N - M**/N**/O**), 
Kota Probolinggo (N - P**/Q**/R**), 
Kabupaten Pasuruan (N - S**/T**/U**), 
Kota Pasuruan (N - V**/X**), 
Kabupaten Lumajang (N - W**/Y**/Z**)

P = eks Karesidenan Besuki: 

Kabupaten Bondowoso (P - A*/B*/C*/D*), 
Kabupaten Situbondo (P - E*/F*/G*/H*/I*/J*), 
Kabupaten Jember(P - K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*), 
Kabupaten Banyuwangi (P - U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)

S = eks Karesidenan Bojonegoro: 

Kabupaten Bojonegoro (S - A*/B*/C*/D*), 
Kabupaten Tuban (S - E*/F*/G*/H*), 
Kabupaten Lamongan (S - I*/J*/K*/L*), 
Kabupaten Mojokerto (S - M*/N*/O*/P*/Q*/R*), 
Kota Mojokerto(S - S*/T*/U*/V*[6]),
Kabupaten Jombang (S - W*/X*/Y*/Z*)[6]

W = eks Karesidenan Surabaya (sisa): 

Kabupaten Gresik(W - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*), 
Kabupaten Sidoarjo (W - N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)
AE = eks Karesidenan Madiun: Kota Madiun (AE - A*/B*/C*), 
Kabupaten Madiun (AE - D*/E*/F*/G*), 
Kabupaten Ngawi (AE - H*/I*/J*/K*/L*), 
Kabupaten Magetan (AE - M*/N*/O*/P*/Q*/R*), 
Kabupaten Ponorogo (AE - S*/T*/U*/V*), 
Kabupaten Pacitan (AE - W*/X*/Y*/Z*)

AG = eks Karesidenan Kediri: 

Kota Kediri (AG - A**/B**/C**), 
Kabupaten Kediri (AG - D**/E**/F**/G**/H**/J**), 
Kabupaten Blitar (AG - I**/K**/L**/M**/N**),
Kabupaten Tulungagung (AG - O**/R**/S**/T**), 
Kota Blitar (AG - P*/Q*), 
Kabupaten Nganjuk(AG - U*/V**/W**/X**), 
Kabupaten Trenggalek(AG - Y**/Z**)

Keterangan :

Untuk plat warna dasar kuning (angkutan umum), daerah Jawa Timur menggunakan format huruf belakang U*. Sedangkan untuk mobil dinas menggunakan tanda *P dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
Contoh:
N XXXX UK adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kota Batu.
S XXXX UW adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Jombang.
AG XXXX UY adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Trenggalek.
P XXXX UE adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Situbondo.
AE XXXX MP adalah plat nomor dinas wilayah Kabupaten Magetan.

Bali dan Nusa Tenggara

DK = Bali: 

Kota Denpasar (DK - A*/B*/C*/D*/E*/I*/X*), 
Kabupaten Badung (DK - F*/O*/Q*), 
Kabupaten Tabanan (DK - G*/H*), 
Kabupaten Gianyar (DK - K*/L*), 
Kabupaten Klungkung (M*/N*), 
Kabupaten Bangli (DK - P*/R*), 
Kabupaten Karangasem (DK - S*/T*), 
Kabupaten Buleleng (DK - U*/V*), 
Kabupaten Jembrana (DK - W*/Z*)

DR = NTB (Pulau Lombok): 

Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara
EA = NTB (Pulau Sumbawa): Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima
DH = NTT (Pulau Timor): Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Rote Ndao
EB = NTT (Pulau Flores dan kepulauan): Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor
ED = NTT (Pulau Sumba): Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur

Catatan:

Untuk plat nomor Bali, penggunaan angka 2000-8999 digunakan untuk sepeda motor. Untuk bus selalu menggunakan angka 9000-9999. Untuk truk selalu menggunakan angka 8000-9999, serta 1000-1999 dan 9000-9999 digunakan untuk mobil pick up.

Kalimantan

DA = Kalimantan Selatan: 

Kota Banjarmasin (DA - A**/C**/I**/J**/N**/O**/Q**/S**/T**/V**/W**/X**), 
Kabupaten Banjar (DA - B**/Q**), 
Kabupaten Hulu Sungai Selatan (DA - D**), 
Kabupaten Hulu Sungai Tengah (DA - E**), 
Kabupaten Hulu Sungai Utara (DA - F**), 
Kabupaten Kota Baru (DA - G**), 
Kabupaten Tabalong (DA - H**/U**), 
Kabupaten Tapin (DA - K**), 
Kabupaten Tanah Laut (DA - L**), 
Kabupaten Barito Kuala (DA - M**), 
Kota Banjarbaru (DA - P**/R**), 
Kabupaten Balangan (DA - Y**),
 Kabupaten Tanah Bumbu (DA - Z**)

KB = Kalimantan Barat: 

Kota Pontianak (KB - A*),
 kabupaten Mempawah (KB - B*), 
Kota Singkawang (KB - C*), 
Kabupaten Sanggau (KB - D*), 
Kabupaten Sintang (KB - E*), 
Kabupaten Kapuas Hulu (KB - F*), 
Kabupaten Melawi (KB - H*), 
Kabupaten Ketapang (KB - G*), 
Kabupaten Bengkayang (KB - K*), 
Kabupaten Landak (KB - L*), 
Kabupaten Kubu Raya (KB - M*), 
Kabupaten Sambas (KB - P*), 
Kabupaten Sekadau (KB - V*), 
Kabupaten Kayong Utara (KB - Z*)

KH = Kalimantan Tengah: 

Kota Palangkaraya (KH - A*), 
abupaten Kapuas (KH - B*), 
Kabupaten Barito Selatan (KH - D*), 
Kabupaten Barito Utara (KH - E*),
 Kabupaten Kotawaringin Barat (KH - F*), 
Kabupaten Kotawaringin Timur (KH - G*), 
Kabupaten Gunung Mas (KH - H*), 
Kabupaten Pulang Pisau (KH - J*), 
Kabupaten Barito Timur (KH - K*), 
Kabupaten Murung Raya (KH - M*), 
Kabupaten Katingan (KH - N*), 
Kabupaten Seruyan (KH - P*), 
Kabupaten Lamandau (KH - R*), 
Kabupaten Sukamara (KH - S*)

KT = Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara: 

Kota Balikpapan (KT - A**/K**/L**/Y**/Z**), 
Kota Samarinda (KT - B**/M**/N**/I**/W**), 
Kabupaten Kutai Kartanegara (KT - C**/O**/U**), 
Kota Bontang (KT - D**/Q**), Kabupaten Paser (KT - E**), 
Kota Tarakan (KT - F**/J**), Kabupaten Berau (KT - G**), 
Kabupaten Bulungan (KT - H**), Kabupaten Malinau (KT - I**), 
Kabupaten Kutai Barat (KT - P**), Kabupaten Kutai Timur (KT - R**), 
Kabupaten Nunukan (KT - S**), 
Kabupaten Penajam Paser Utara (KT - V**) ;
 Polri (KT - PR), Instansi Pemerintahan (KT - SR), TNI (KT - TR)

Catatan:

Untuk plat nomor Kalimantan Selatan, penggunaan angka 1000-1999 digunakan untuk truk, 9000-9999 digunakan untuk mobil pick up, 2000-2999 dan 9000-9999 digunakan untuk bus. Untuk mobil penumpang selalu menggunakan angka 1-999 dan 7000-8999.
Untuk plat nomor Kalimantan Timur, penggunaan angka 7000-7999 dan 9000-9999 digunakan untuk bus.

Sulawesi

DB = Sulawesi Utara (Daratan): 

Kota Manado (DB - A*), 
Kota Tomohon (DB - G*), 
Kota Bitung (DB - C*), 
Kota Kotamobagu (DB - K*), 
Kabupaten Bolaang Mongondow (DB - D*), 
Kabupaten Minahasa (DB - B*), 
Kabupaten Minahasa Utara (DB - F*), 
Kabupaten Minahasa Selatan (DB - E*), 
Kabupaten Minahasa Tenggara (DB - J*), 
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (DB - H*), 
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (DB - N*),
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (DB - P*)

DL = Sulawesi Utara (Kepulauan): 

Kabupaten Kepulauan Sangihe (DL - A*),
Kabupaten Kepulauan Talaud (DL - B*),
Kabupaten Kepulauan Sitaro (DL - C*)

DM = Gorontalo: 

Kota Gorontalo (DM - A*), 
Kabupaten Gorontalo (DM - B*), 
Kabupaten Boalemo (DM - C*), 
Kabupaten Pohuwato (DM - D*), 
Kabupaten Bone Bolango (DM - E*), 
Kabupaten Gorontalo Utara (DM - F*)
DN = Sulawesi Tengah: Kota Palu (DN - A*), 
Kabupaten Donggala (DN - B*), 
Kabupaten Banggai (DN - C*), 
Kabupaten Toli-Toli (DN - D*), 
Kabupaten Poso (DN - E*), 
Kabupaten Buol (DN - F*), 
Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara (DN - G*), 
Kabupaten Banggai Kepulauan (DN - H*), 
Kabupaten Parigi Moutong (DN - K*), 
Kabupaten Tojo Una-Una (DN - L*),
Kabupaten Sigi (DN - M*), 
Kabupaten Banggai Laut (DN - Q*)

DT = Sulawesi Tenggara: 

Kota Kendari (DT - *E), 
Kabupaten Konawe Selatan (DT - *H), 
Kabupaten Konawe (DT - *A), 
Kabupaten Konawe Utara (DT - *M), 
Kabupaten Kolaka (DT - *J), 
Kabupaten Kolaka Utara (DT - *B), akan ditambahkan lagi

DD = Sulawesi Selatan (bagian selatan): 

Kota Makassar (DD - A*), 
Kabupaten Gowa (DD - B*), 
Kabupaten Takalar (DD - C*), 
Kabupaten Maros (DD - D*),
Kabupaten Pangkajene Kepulauan (DD - E*), 
Kabupaten Bantaeng (DD - F*), 
Kabupaten Jeneponto (DD - G*),
Kabupaten Bulukumba (DD - H*), 
Kabupaten Selayar (DD - J*)

DW = Sulawesi Selatan (bagian tengah): 

Kabupaten Bone (DW - A*), Kabupaten Wajo (DW - B*), 
Kabupaten Soppeng (DW - C*), 
Kabupaten Sinjai (DW - D*/Z*)

DP = Sulawesi Selatan (bagian utara):

 Kota Parepare (DP - A*), 
Kabupaten Barru (DP - B*), 
Kabupaten Sidenreng Rappang (DP - C*), 
Kabupaten Pinrang (DP - D*), 
Kota Palopo (DP - E*), 
Kabupaten Luwu (DP - F*), 
Kabupaten Luwu Timur (DP - G*), 
Kabupaten Luwu Utara (DP - H*), 
Kabupaten Enrekang (DP - I*), 
Kabupaten Tana Toraja (DP - J*), 
Kabupaten Toraja Utara (DP - K*)

DC = Sulawesi Barat

Catatan
Untuk plat nomor Sulut, penggunaan angka 1-4999 digunakan untuk mobil penumpang. Untuk sepeda motor selalu menggunakan angka 2000-6999 dan 9000-9999.

Maluku dan Papua

DE = Maluku Selatan
DG = Maluku Utara
DS = Papua
PB = Papua Barat
Tidak digunakan
DF = Timor Timur (telah menjadi negara sendiri)

Lainnya

SB = Surabaya : Becak (jarang diproduksi)
YB = DI Yogyakarta : Becak
YK = DI Yogyakarta : Kusir

 Presiden dan pejabat pemerintahan pusat

Mobil dinas pejabat negara memiliki plat nomor khusus. Jika pada saat pejabat tersebut bertugas ke wilayah di luar ibukota RI atau kunjungan dinas ke luar negeri, maka plat nomor tersebut akan dipasangkan pada mobil yang dinaiki oleh pejabat bersangkutan.

Berikut adalah daftar nomor polisi untuk kendaraan pejabat penting di Indonesia:

RI 1: Presiden Indonesia
RI 2: Wakil Presiden Indonesia
RI 3: Ibu Negara Indonesia (Istri Presiden)
RI 4: Ibu Wakil Negara Indonesia (Istri Wakil Presiden)
RI 5: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
RI 6: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat[7]
RI 7: Ketua Dewan Perwakilan Daerah
RI 8: Ketua Mahkamah Agung
RI 9: Ketua Mahkamah Konstitusi
RI 10: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
RI 11: Ketua Komisi Yudisial
RI 12: Gubernur Bank Indonesia
RI 13: Ketua Otoritas Jasa Keuangan
RI 14: Menteri Sekretaris Negara
RI 15: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
RI 16: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian[8]
RI 17: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
RI 18: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
RI 19:
RI 20: Menteri Dalam Negeri
RI 21: Menteri Luar Negeri
RI 22: Menteri Pertahanan
RI 23:
RI 24: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia[9]
RI 25: Menteri Keuangan
RI 26: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
RI 27: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
RI 28: Menteri Agama[10]
RI 29: Menteri Sosial
RI 30: Menteri Ketenagakerjaan
RI 31: Menteri Perindustrian
RI 32: Menteri Perdagangan
RI 33: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
RI 34: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
RI 35: Menteri Kelautan dan Perikanan[11]
RI 36: Menteri Komunikasi dan Informatika
RI 37: Menteri Pertanian
RI 38: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
RI 39: Menteri Kelautan dan Perikanan[12]
RI 40: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
RI 41: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
RI 42: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional[13]
RI 43: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
RI 44: Menteri Badan Usaha Milik Negara
RI 45: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah[14][15]
RI 46:
RI 47:
RI 48: Menteri Pemuda dan Olahraga
RI 49:
RI 50:
RI 51:
RI 52:
RI 53: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat[16][7]

Catatan: 

Nomor kendaraan Pejabat Negara / Menteri sering berganti, hal ini disesuaikan dengan jumlah anggota Kabinet. Misalnya pada Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014) jabatan Sekretaris Kabinet bukan setingkat menteri, sehingga Nomor Kendaraan untuk beberapa menteri berubah. Sebagai contoh saat ini Kepala BIN menggunakan RI 49.

Korps diplomatik dan konsuler

Mobil milik korps diplomatik (Kedutaan besar maupun organisasi internasional) memiliki kode khusus, yakni CD (singkatan dari Corps Diplomatique) atau CC (singkatan dari Corps Consulaire), diikuti dengan angka. Untuk mendapatkan STNK dan BPKB, haruslah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri.

Berikut adalah daftar nomor polisi untuk korps diplomatik di Indonesia:

CD 12: Amerika Serikat
CD 13: India
CD 14: Perancis
CD 15: Vatikan
CD 16: Norwegia
CD 17: Pakistan
CD 18: Myanmar
CD 19: Republik Rakyat Tiongkok
CD 20: Swedia
CD 21: Arab Saudi
CD 22: Thailand
CD 23: Mesir
CD 24: Perancis
CD 25: Filipina
CD 26: Australia
CD 27: Irak
CD 28: Thailand
CD 29: Uni Emirat Arab
CD 30: Italia
CD 31: Swiss
CD 32: Jerman
CD 33: Sri Lanka
CD 34: Denmark
CD 35: Kanada
CD 36: Brasil
CD 37: Rusia
CD 38: Afganistan
CD 39: Yugoslavia (Serbia ?)
CD 40: Republik Ceko
CD 41: Finlandia
CD 42: Meksiko
CD 43: Hongaria
CD 44: Polandia
CD 45: Iran
CD 47: Malaysia
CD 48: Turki
CD 49: Jepang
CD 50: Bulgaria
CD 51: Kamboja
CD 52: Argentina
CD 53: Rumania
CD 54: Yunani
CD 55: Yordania
CD 56: Austria
CD 57: Suriah
CD 58: Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP)
CD 59: Selandia Baru
CD 60: Belanda
CD 61: Yaman
CD 62: Kesatuan Pos Sedunia (UPU)
CD 63: Portugal
CD 64: Aljazair
CD 65: Korea Utara
CD 66: Vietnam
CD 67: Singapura
CD 68: Spanyol
CD 69: Bangladesh
CD 70: Panama
CD 71: Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)
CD 72: Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO)
CD 73: Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO)
CD 74: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
CD 75: Korea Selatan
CD 76: Bank Pembangunan Asia (ADB)
CD 77: Bank Dunia
CD 78: Dana Moneter Internasional (IMF)
CD 79: Organisasi Buruh Internasional (ILO)
CD 80: Papua Nugini
CD 81: Nigeria
CD 82: Chili
CD 83: Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Pengungsi (UNHCR)
CD 84: Program Pangan Dunia (WFP)
CD 85: Venezuela
CD 86: United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP)
CD 87: Kolombia
CD 88: Brunei
CD 89: UNIC
CD 90: Pusat Keuangan Internasional (IFC)
CD 91: Administrasi Sementara PBB di Timor Timur (UNTAET)
CD 97: Palang Merah
CD 98: Maroko
CD 99: Uni Eropa
CD 100: (Sekretariat) Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara
CD 101: Tunisia
CD 102: Kuwait
CD 103: Laos
CD 104: Palestina
CD 105: Kuba
CD 106: Organisasi Antar-Parlemen ASEAN (AIPO)
CD 107: Libya
CD 108: Peru
CD 109: Slowakia
CD 110: Sudan
CD 111: Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Yayasan)
CD 112: (Utusan)
CD 113: Center for International Forestry Research (CIFOR)
CD 114: Bosnia-Herzegovina
CD 115: Lebanon
CD 116: Afrika Selatan
CD 117: Kroasia
CD 118: Ukraina
CD 119: Mali
CD 120: Uzbekistan
CD 121: Qatar
CD 122: Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA)
CD 123: Mozambik
CD 124: Kepulauan Marshall
CD 130: Azerbaijan
Mobil operasional staf korps diplomatik memiliki nomor polisi serupa dengan kendaraan pribadi (dasar hitam dengan tulisan putih) namun dengan format khusus yakni memiliki lima angka dan kode angka negara dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian.

Contoh: "B 12345 15" berarti mobil ini adalah kendaraan operasional staff korps diplomatik Vatikan.

Pada KTT Asia-Afrika 2005, kendaraan para pesertanya dipasang plat nomor dengan kode KAA.

Plat nomor cantik

Bagi seseorang pemilik kendaraan yang berplat nomor cantik biasanya berani membayar pajak kendaraan bermotor yang mahal. Plat-plat nomor cantik tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan sifat-sifat pribadi seseorang, bisa berupa inisial, singkatan nama, kesenangan/hobi, atau jenis mobil yang digunakan. Plat nomor cantik pada umumnya mempergunakan kombinasi huruf dan angka untuk membentuk suatu kata. Contohnya seperti B 911 FTS, B 773 YTI, dsb. ( wikipedia.org )


demikianlah artikel yang berjudul Kode Plat Nomor / Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia. semoga bermanfaat.

5 komentar

DC Sulawesi Barat :
Kabupaten Mamuju (DC - A*)
Kabupaten Majene (DC - B*)
Kabupaten Polewali Mandar (DC - C*)
Kabupaten Mamasa (DC - D*)
Kabupaten Mamuju Utara (DC - E*)
Kabupaten Mamuju Tengah (DC - F*)

Untuk kode DD-QC daerah mana??

Trims..saangat mmbantu info nya min

PERINGATAN..!!
1. Berkomentarlah Dengan Sopan, Bahasa Indonesia Yang Benar dan Jangan Spaming.!!
2. Dilarang Berkomentar Yang Mengandung Unsur Pornografi dan Sara.!!
3. Dilarang Menaruh Link Aktif Karena Akan Otomatis Terhapus.!!

Harap Baca TOS Terlebih Dahulu Sebelum Berkomentar. Terima Kasih atas Perhatiannya.
EmoticonEmoticon